PIT Test

Jasatekniksipil Pondasi merupakan elemen penting dalam mendirikan suatu bangunan karena memiliki fungsi untuk menampung beban bangunan yang ada di atasnya beban tersebut disalurkan ke dalam tanah keras (tanah sondir) sehingga terhindar dari differential settlement pada bagian sistem struktur bangunan.

Pembangunan apartement, rumah sakit dan gedung bertingkat pasti membutuhkan pondasi sebagai penguat bagian struktur. Jenis pondasi yang digunakan terdiri dari 2 macam yaitu pondasi pancang dan bore pile.

Namun, sebelum membuat pondasi biasanya dilakukan pengujian sondir terlebih dahulu untuk mencari tanah keras sebagai landasan pondasinya. Pada umumnya, tanah memiliki karakter yang berebda-beda sehingga dalam pemilihan pondasi harus dibuat perencanaan yang baik.

Setelah melakukan pengerjaan pondasi dalam, selanjutnya dilakukan pengujian tiang pancang yaitu Pile Driving Analyzer (PDA), Crosshole Sonic Logging (CSL) dan Pile Integrity Test (PIT).

Dalam pengerjaan pondasi bore pile, jenis pengujian yang digunakan yaitu Pile Integrity test (PIT). Pengujian ini bertujuan untuk menilai integritas luas dan volume pondasi dan juga menganalisa ada atau tidaknya keretakkan di dalam tanah.

Pengujian PIT Test masuk ke dalam metode NDT (Non Destructive Test) atau pengujian tanpa merusak material yang diuji. Metode PIT Test menggunakan uji gema sonic dan ui strain integritas rendah. Adapun alat pengujiannya berupa hammer fungsinya untuk memberikan pukulan pada permukaan tiang sehingga menghasilkan gelombang yang nantinya dikirim melalui sensor accelerometer ke monitor untuk dianalisa.

Proses Pengerjaan PIT Test

Pertama-tama permukaan pondasi bore pile yang akan diuji dihaluskan terlebih dahulu menggunakan gerinda sampai benar-benar rata tidak ada sisa cor yang menempel, dengan begitu pembacaan data dapat berjalan dengan lancar.

Selanjutnya memasang sensor accelerometer pada permukaandan juga beban dengan ukuran mulai dari 1,5 kg – 12 kg. Beban yang paling besar bertujuan untuk menilai pantulan gelombang pada bagian ujung tiang bawah.

Beban 1,5 dipukulkan pada permukaan beton tiang pancang sebanyak tiga kali supaya gelombang bisa terbaca pada layar monitoring. Nantinya, nilai dari hasil pengujian beban 1,5 kg disimpan, kemudian pengujian dilanjutkan dengan teknik yang sama menggunakan beban yang lebih besar.

Ketika semua pengujian sudah dilakukan, data hail pengujian dikumpulkan kemudian dicetak atau diprint sebagai bahan analisa keseluruhan pondasi.

Jasatekniksipil.com Menyediakan layanan PIT Test yang didukung tim ahli dan berpengalaman serta dilengkapi peralatan yang memadai. Informasi pemesanan atau konsultasi bisa hubungi kami via telp/WA : 0812 1930 1958 (Bpk Hamzah)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *